Akhirnya, salah satu dari beberapa film yang saya tunggu-tunggu keluar juga. Walaupun sudah antri pada jam 2 siang, namun tetap dapat tiket untuk pemutaran jam 21.30, itu juga dapat baris paling ujung kanan. Untung tidak tepat di depan layar. Kasihan juga dengan mereka yang bela-belain beli tiket tapi dapatnya yang di depan layar. Bisa kejang leher tuh
Namun, perjuangan untuk bisa mengikuti pemutaran film Transformer 2 di hari pertama pemutarannya tidak sia-sia. Banyak perubahan yang terjadi dibandingkan dengan Transformer 1 dulu, utamanya dari segi animasi, efek gambar, dan suara.
Karakter-karakter lama dan beberapa karakter baru juga diambahkan untuk memperkuat alur cerita, juga kejenakaan BumbleBee dan kebijakan Optimus Prime masih tetap ditampilkan.
Film ini dibuka dengan informasi bahwa sebenarnya pasukan robot telah hadir di Bumi jauh sebelum Allspark datang. Bahkan sudah terjadi peperangan hebat di Bumi antara Prime bersaudara sejak 17.000 tahun sebelum masehi.
Read more »

Kalau ditanya, apa cemilan kesukaan saya ? Jawabannya adalah Pisang Goreng Keju…
Kok bisa ? Ya karena bisa 
Tapi, selain itu ada sebuah kisah yang melatarbelakangi kesukaan tersebut….
Read more »
(Paper for International Symposium – ICT in Education Networks – 11 and 12 June 2009, Rome, Italy)

A. Background
Geographical condition of the Republic of Indonesia which consists of 17.000 big and small islands poses natural challenges in building this nation including the development of education. Specifically in the field of education this condition causes difficulties in implementing dissemination of good quality education and its accessibility. Therefore, a gap in quality emerges and the dissemination is more concentrated on the island of Java particularly in the area around big cities. This condition can not be tolerated because education is a must to have and enjoy by everybody.
Read more »
Beberapa hari terakhir, kenikmatan menonton TV terusik dengan iklan-iklan Partai yang berseliweran menayangkan slogan masing-masing.
Tapi, ada satu iklan yang membuat saya cukup risih, yaitu iklan yang menayangkan statemen sebuah partai yang menyatakan “mengawal rakyat untuk memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT).”
Mengapa saya terusik, karena setahu saya, partai ini yang pada awal peluncuran program BLT oleh pemerintah, termasuk yang menentang dan bersuara keras dimana-mana
Read more »
(Tulisan oleh Bapak Agus Soebandhi)
Dunia Pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan sistim, dengan dikeluarkannya UU No 14 Tahun 2005 (UUGD) dan diikuti pelaksanaan sertifikasi bagi tenaga guru yang dianggap telah memenuhi persyaratan. Dengan adanya sertifikasi tersebut, diharapkan profesionalisme, kualifikasi dan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar menjadi lebih baik. Penghargaan dalam bentuk pemberian tunjangan yang cukup besar, konon satu kali gaji pokok, menjadikan hampir semua tenaga pengajar begitu antusias dan bersemangat untuk mendapatkan sertifikat. Bagi tenaga pengajar yang belum berpendidikan S1, pemerintah bahkan sampai harus mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor : 74 tahun 2008 untuk menampung animo tenaga pengajar yang hanya berpendidikan diploma dengan ketentuan dan syarat tertentu sehingga bisa ikut serta dalam sertifikasi.
Read more »
(Tulisan oleh Bapak Agus Soebandhi)
Belum berapa lama, salah satu harian nasional memberitakan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah atau LKPP menuntut perlakuan sama dengan Departemen Keuangan dan lembaga negara lain yang sudah melakukan reformasi birokrasi untuk mendapatkan remunerasi. Penuntutan diajukan dengan alasan pekerjaan LKPP yang rentan terhadap kasus suap. Remunerasi berdasarkan kamus bahasa indonesia artinya imbalan atau gaji. Dalam konteks reformasi birokrasi, pengertian remunerasi, adalah penataan kembali sistim penggajian yang dikaitkan dengan sistim penilaian kinerja. Dengan remunerasi, diharapkan aspek kinerja dan pelayanan birokrat kepada masyarakat atau publik menjadi semakin baik dan mengurangi (bukan menghilangkan) potensi birokrat melakukan korupsi. Terlihat sederhana, namun apakah korupsi bisa hilang hanya dengan memberikan remunerasi?
Read more »
Setelah 3 tahun peluncurannya, akhirnya program Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang di kembangkan oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional mengalami satu perubahan yang cukup signifikan.
Berawal dari keprihatinan terhadap minimnya data yang benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pada awalnya hanya dianggap sebagai program “mimpi” akhirnya dapat mengumpulkan data real hingga mencapai 40 juta siswa.
Pada tahun 2008, akhirnya dukungan pembiayaan dari pusat terhadap program Dapodik ini dihapuskan sama sekali, bahkan proses pembiayaan dan perawatannya dialihkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Yang membanggakan, walaupun tanpa dukungan dari Depdiknas pusat, dan hanya ditangani oleh tim yang keseharian juga kuliah, namun sistem ini tetap berfungsi dengan baik.
Read more »
Hari ini, tepat pukul 00.00 WIB, tahun 2008 akhirnya meninggalkan kita semua.
Banyak cerita, sejarah, suka, dan duka yang telah terjadi dalam setahun terakhir.
Tahun 2009 sekarang membentang di depan kita, dengan sejuta harapan dan mimpi yang terbaik.
Saya secara pribadi mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila ada kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja, baik lisan, perbuatan, maupun tulisan.
Semoga di tahun 2009 ini, kita dapat memulai dengan kondisi yang fitri serta menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun 2008.
Selamat Tahun Baru 2009

Sudah 2 hari ini saya melaksanakan “tugas” yang lain dari biasanya. Sehari-hari biasa disibukkan dengan rapat atau membuat program, presentasi atau konsep sebuah kegiatan, namun kali ini diminta oleh bagian training untuk memberikan materi tentang pembuatan blog pada pelatihan “Self Access Study” bagi guru-guru Bahasa Inggris SMK.
Program ini merupakan bagian dari program Ristisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), dimana sekolah tersebut harus mampu memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses belajar mengajar sehari-hari.
Mengapa blog diberikan ?
Karena blog sebagai sebuah fenomena baru dalam dunia TIK dianggap mampu untuk mengasah kreatifitas guru dan siswa, utamanya mengasah kemampuan menulis dan membaca kedua komponen itu. Diharapkan, semangat saling berbagi juga dihasilkan dari blog-blog mereka.
Read more »

Penggalan kalimat di atas terdengar murah diucapkan, namun rupanya amat sulit dilaksanakan. Kalimat itu keluar dari seorang Raditya Dika yang pada acara Pesta Blogger 2008 menjadi salah satu pembicara dari “Breakout Session”.
Sesi ini sangat bagus menurut saya, karena interaksi antara 2 pembicara, yaitu Yoris Sebastian yang menekankan kepada “Thinking out of box” dan Raditya Dika yang menjelaskan sejarah dan strateginya sehingga blog yang dia buat sampai menjadi best seller setelah dijadikan buku. Malah salah satu bukunya akan diangkat ke layar lebar dengan bintang utama dirinya sendiri.
Saat sesi tanya jawab, saya berkesempatan menanyakan salah satu masalah yang memang menhantui beberapa bulan ini, yaitu “Bagaimana mengatasi mood menulis yang sering sekali turun dan tetap menjaga agar produktifitas menulis tetap tinggi ?”
Read more »